K

Kusumastuti

54quotes

Quotes by Kusumastuti

Kusumastuti's insights on:

Bukan ikatan darah yang dapat menjadikan sekelompok orang menjadi keluarga. Bukan di mana atau bangunan tertentu yang dapat disebut rumah. Tapi renjana yang ada ketika sekelompok orang bersama.
"
Bukan ikatan darah yang dapat menjadikan sekelompok orang menjadi keluarga. Bukan di mana atau bangunan tertentu yang dapat disebut rumah. Tapi renjana yang ada ketika sekelompok orang bersama.
Kau benar, dari sini kita dapat melihat SEMUA dengan jelas.“ Entah mengapa Esa merasa kalau yang Erik maksud dengan “semua“ tidak hanya para pemain yang ada di panggung.
"
Kau benar, dari sini kita dapat melihat SEMUA dengan jelas.“ Entah mengapa Esa merasa kalau yang Erik maksud dengan “semua“ tidak hanya para pemain yang ada di panggung.
Di kakiku sudah terpasang sepatu yang luar biasa indah, namun begitu melihat harganya, yang terlintas di kepalaku adalah, "apa benar aku membutuhkannya?
"
Di kakiku sudah terpasang sepatu yang luar biasa indah, namun begitu melihat harganya, yang terlintas di kepalaku adalah, "apa benar aku membutuhkannya?
Ia datang sebagai ulat yang nyaris tercekik dalam kepompongnya. Kini ia menjadi kupu-kupu. Dan keluarganya datang, untuk mengembalikan dia ke dalam kepompong.
"
Ia datang sebagai ulat yang nyaris tercekik dalam kepompongnya. Kini ia menjadi kupu-kupu. Dan keluarganya datang, untuk mengembalikan dia ke dalam kepompong.
Bagaimana aku dapat mendukungnya jika semua itu tidak masuk akalku? Dan bukankah sepasang kekasih harusnya saling mendukung apa yang lainnya lakukan?
"
Bagaimana aku dapat mendukungnya jika semua itu tidak masuk akalku? Dan bukankah sepasang kekasih harusnya saling mendukung apa yang lainnya lakukan?
Aku tidak merencanakan untuk jatuh cinta padamu. Semua terjadi begitu saja
"
Aku tidak merencanakan untuk jatuh cinta padamu. Semua terjadi begitu saja
Lalu setelah itu? Kalau kamu tidak apa-apa dilepeh setelah tidur dengannya, ya teruskan, Jika tidak mau, ya jangan.
"
Lalu setelah itu? Kalau kamu tidak apa-apa dilepeh setelah tidur dengannya, ya teruskan, Jika tidak mau, ya jangan.
Ah, kenapa aku jadi memikirkan anak itu. Napasnya makin lama makin berat. Mengajak otaknya berhenti bekerja. Menyisakan sebersit kalimat. Tapi ia benar ayu.
"
Ah, kenapa aku jadi memikirkan anak itu. Napasnya makin lama makin berat. Mengajak otaknya berhenti bekerja. Menyisakan sebersit kalimat. Tapi ia benar ayu.
Apa pun alasannya, Sam benar-benar takut padanya. Dan walau bukan hari ini mendapatkan jawabannya, ia ingin tahu kenapa.
"
Apa pun alasannya, Sam benar-benar takut padanya. Dan walau bukan hari ini mendapatkan jawabannya, ia ingin tahu kenapa.
Ia baru sadar bahwa ia tidak hanya membanting pintu itu, juga belum mengucapkan terima kasih.
"
Ia baru sadar bahwa ia tidak hanya membanting pintu itu, juga belum mengucapkan terima kasih.
Showing 1 to 10 of 54 results